Hy kawla muda.. Hm... SMA adalah masa-masa yg sangat sibuk. Berangkat pagi, pulang sore, layaknya orang kerja tanpa gaji. Miris sih, bukankah masa muda kita sharusnya untuk mengeksplor semua bakat dan kemampuan kita yang berbeda-beda tapi malah habis dengan jam belajar yang saaangat lama di sekolah. Belum lagi disaat jam-jam gabut yg ada, disaat gaada guru, tp kita gaboleh keluar dari sklh, dan ya, pada akhirnya cuma bermain-main buang-buang waktu. Tapi justru keseringan gaada guru itulah yang membuat kami sebagai pelajar menjadi terlena untuk terus membuang-buang waktu.
Pelajaran yang jumlahnya sangat banyak bukan lah sebuah hal yang baik. Itu membuat kita sebagai remaja labil menjadi sangat labil dan bingung ingin menjadi apa di masa depan. Pikiran yang bercabang membuat kita tidak menguasai satu pun pelajaran yang diajarkan. Guruguru yg jutek jika ditanyakan, guru-guru yang hanya memberi tugas, guruguru yang terlalu cepat mengajarnya. Bukan merupakan pembimbing yang baik yang sebenarnya sangat berpengaruh pada masa depan pelajar. Ditambah tugas tugas yang sangat banyak hanya menjadi penghambat keberhasilan pelajar. Menurut pengalaman yang gue rasakan. Pelajar jaman sekarang hanya mengejar nilai. Tidak menguasai sama sekali apa yang ia kerjakan. Berhubung gurunya juga banyak yang hanya melihat hasil akhir, lalu menjunjungnya, makin memotivasi pelajar untuk dapat mendapat nilai bagus dengan berbagai cara. Menyontek salah satunya. Bayangin aja guys, di saat UAS kemarin, disaat gue bersama satu sahabat gue belajar bareng d dalam kelas, kakak kelas yang satu ruangan dengan gue semuanya berkomplot untuk membuat kunci jawaban d papan tulis dengan berbagai kode. Mau jadi apa sih lo kalo gitu aja nyontek, mental krupuk, bahkan tidak ada satu pun orang yang tidak setuju dengan perbuatan teman-temannya, tidak ada satupun yang menegurnya. Miris sih liatnya. Gue, bersekolah di sekolah SMA NEGERI TERBAIK KE 2 di kota tempat tinggal gue. Tapi kayak gini keadaanya? Gelenggeleng kepala aja sih gue.
Gini guys, berdasarkan pengalaman gue, orangorang yang hanya mengandalkan menyontek, yang penting hasil akhir bagus, walaupun awalnya ia dipujipuji guru, mereka gapunya karakter, gampang banget disaingin, gampang bgt buat tersisih, ini nih gue punya sedikit cerita.
Dulu, pas gue kelas 9 semester 1 gue ranking 17 guys, biasanya gue gapernah yang namanya ranking segitu. Syok lah gue, ditanyain sama ortu kenapa gue dpt ranking segitu. Gue mulai mengintropeksi diri, oh mungkin gue kurang belajar, oke kalo pelajaran yang bisa gue baca teorinya, seperti pkn, ips, biologi dll. Tapi masalah itungitungan gue bodoh banget guys! Juga bahasa inggris, vocab gue dikit, gils mau dapet nem berapa gua nanti. Stress tp gue berusaha cari cara, disaat ortu gue yg gue tau tidak berlebih masalah keuangannya, ya katakan aja cukup. Gue bermohon sama ibu gue yang saat itu menjadi tulang punggung, bisa dikatakan seperti itu. Dengan keadaan yang mengharuskan gue privat, akhirnya gue privat dan mendapatkan guru yang sumpahhh enak bgt cara ngajarnya, demi apapun. Pak dody namanya, terimakasih banget deh buat bapak.
Dan yap, orangorang yang tdnya nilainya jauh diatas gue gue balap abis, alhasil gue jadi ranking 4 di kelas gue, ya, itu cukup membanggakan lah guys, dengan nem gue 36,05 fyuh. Bersyukur banget deh. Allah emang adil guys. Apalagi di dunia ini, persaingan sangat ketat guys, orang yang punya ilmu, prinsip, dan kepribadian yang kuat adalah pemenangnya.
Berharap bgt sih kurikulum 2013 ini dapat berubah menjadi kurikulum yang lebih baik lagi, disaat pelajar tidak perlu terlalu banyak menghabiskan harinya d sekolah, disaat mereka dapat mengeksplor semua bakatnya yang berbedabeda, dan yang paling penting adalah, disaat mereka menguasai apa yang mereka pelajari, asik banget kali ya guys kalo kita sebagai pelajar bisa memilih pelajaran yang kita suka, dan gaperlu lagi belajar pelajaran yang sebenrnya bukan di bidang kita, dapat fokus mengembangkan bakat kita, moving class di setiap pelajaran, asik banget deh pasti.
Pemerintah yang baik dan berhasil adalah mereka yang dapat memberi fasilitas terbaik dan mampu membimbing remaja nya menjadi remaja yang sukses, remaja tanpa tekanan, dan datang ke sekolah dengan senyum manis yang menghias. Sekian guys, semoga bermanfaat buat kalian. Byebye, gue harus balik dulu ke sekolah untuk remed mtk peminatan, huft. Abis itu gue ngambil donasi dana untuk acara dari ekskul gue, untuk event turnamen basket, setelah itu ada sparing basket, lelah, tp menyenangkan disaat kita mengerjakan sesuatu yang menjadi hobi kita guys, jadi gaada tekanan. Byebye kawla muda. Ditunggu yaaa komentarnya tentang keluh kesah, kritik, saran tentang kurikulum 2013, ayodong guys, bermanfaat untuk banyak orang itu indah banget, dibandingkan kalian hanya santai santai di masa muda dan menghabiskan kesempatan, lalu sulit di masa tua, nooo bgt guys, noooo....
Tampilkan postingan dengan label we love Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label we love Indonesia. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 Desember 2014
Rabu, 25 September 2013
MENCINTAI BUDAYA SENDIRI
Heiii
kawla mudaaa… kali ini gue akan membahas tentang MENCINTAI BUDAYA SENDIRI.
Okey,
first of all. Menurut lo apa aja sih yang sudah sedikit demi sedikit mengikis
kepribadian Indonesia?
Katanya
kita harus melakukan dan berbuat yang sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia.
Apa dengan mencintai produk luar itu salah satu cita-cita bangsa?
No,
no!
Gue
gak bilang budaya luar itu jelek, tidak patut ditiru. Tidak seperti itu! Justru
kita juga harus membuka diri dengan budaya luar, supaya gak KUDET!
So?
Ah,
gue tau dan gua juga gak munafik. Gue akuin lagu-lagu 1Direction lebih gue suka
dibanding lagu boyband di Indonesia. Dan pada kenyataannya juga ID lebih
popular daripada boyband Indonesia kan?
Gue
yakin ketika seorang anak SMP menyukai lagu dangdut, pasti teman-temannya akan
menyeletuk “KATRO LO!’’ jadi. Sebenarnya apa sih yang membuat lagu Dangdut
katro? Lah padahalkan itu sama-sama lagu. Lagu dangdut dibentuk dengan
serangkaian nada-nada. Begitu juga kan dengan lagu-lagu RnB atau POP?! So, apa
yang bikin DANGDUT dicap KATRO?!
Gue
akuin gue juga anti sama lagu dangdut, dan menurut gue juga gitu, gak keren.
Jadi bisa kita jabarkan.
DANGDUT
VS
POP
1. Dangdut
-
Lagunya dipenuhi
suara gendang, apalah itu
-
Penyanyinya bisa
dibilang seksi. Dan ini mungkin yang bikin dangdut dicap ‘’IUH…’’ dikalangan
remaja.
-
Celetukkan para
penyanyinya gak kece, gak modern,
-
Lirik lagunya
lebih menjurus ke pikiran DEWASA. BUKAN REMAJA. Sedangkan jelas-jelas saat ini
REMAJA yang lebih banyak menikmati berbagai macam hiburan. Gue yakin, yang
DEWASA juga udah terlalu sibuk dengan dunianya masing-masing. Kurang waktu
untuk menikmati hiburan.
2. Pop
-
Lagunya keren,
lebih ngebeat, menggugah semangat
-
Penampilan para
penyanyinya keren-keren, bahkan dapat menciptakan fashion tersendiri di kalangan
masyarakat sehingga banyak disukai.
-
Celetukkan para
penyanyinya lebih modern, keren, asyik.
-
Lirik lagunya
lebih menyentuh untuk REMAJA. Seperti cinta pertama, persahabatan, dll.
So,
sekarang sudah pada tau kan apa penyebab DANGDUT itu KATRO, GAK KECE. Itu dia
alasannya, gue mewakilkan para REMAJA, untuk mengungkapkan ini.
Tapi
gue tidak menghendaki jika alas an lebih menyukai lagu luar daripada lagu hasil
karya anak bangsa sendiri karena
Gengsi!!!
Itu saja mungkin yang bisa gue sampaikan. Bukan
bermaksud men-judge tapi bermaksud untuk lebih memperbaiki pola pikir para
REMAJA agar lebih mencintai budaya sendiri dan tetap tidak menutup diri dari
dunia luar.
Bagaimana cara merubahnya?
Tanyakan kepada penulis lagu anak bangsa Indonesia itu
sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)