Jumat, 01 Juli 2016

Tips milih jurusan di SMA

Haloo maaf ya udh lamaa bgt ga update disini, terlalu sibuk sm dunia nyata wkkwk ga juga sih. Mood emg suka naik turun buat ngurus blog, olshop, dsb.

Gue skrng naik kelas 12 lohh gilak mulai pusing dan sering ditanya ''kuliah mau masuk mana?" hmm mulai tuh. Kalo udh gitu gue biasanya mulai bingung walau sebenrnya udh punya jawaban tp masih sering kali ragu.

Oke nih buat adik adik yg baru masuk SMA dan berhubung penjurusan ipa/ips tuh sekarang di kls 10 gue mau ngasih tips nih buat kalian, ada juga yg udh bimbang karena ngerasa salah masuk jurusan atau apapun itu, gue punya sedikit tips yang semoga bisa ngebantu dan sedikit ngeracunin kalian haha. Ngeracunin supaya segera, mantap, tegas create your future sih, baik kan.. Wkwkwk. Ok check this out

Panduan memilih jurusan :

Pertama search apa aja jurusan kuliah yg kamu suka, interest of that, bukan bisa pd beberapa mata pelajaran yg bersangkutan. Tp lebih pentingkan apa yg memicu sense of wonder kamu. Setelah tau itu jurusan kuliah berada pada rumpun ipa/ips. Baru kamu putuskan ipa/ips jurusan di SMA yg kamu pilih. Jangan hiraukan kata orang "ih ips kan anak bandel'' atau ''ih ipa susah bgt tau'' buktinya belom ada jg kan org yg mati karna milih jurusan yg kurang tepat sm dia? Wkwkwk intinya kamu yg punya masa depan, kamu yg menentukan. Mendengarkan pengalaman org lain boleh, tp disaring lagi. Mana yg kira2 pelajaran bisa kamu ambil. Mana yg tidak perlu, karena setiap org tuh berbeda2 dan banyak faktor yg menyebabkan seseorang menjadi seperti A atau B.

1. Gue suka jurusan kuliah yg di rumpun ipa ada juga yg d ips ka, trs gmna?

Pilih yg paling banyak lo suka, yg paling paling lu pengen.

2. Terus gmna kalo ternyata setelah gue pilih, di tengah jalan gue bosen, berubah pikiran, berubah cita2 dll?

Mungkin itu sudah takdir.

3. Terus apa yg harus gue lakuin?

Jalanin sebaik mungkin, karena lo sudah memutuskan. Ketika lo sudah memutuskan untuk A maka lo hrs bertanggung jawab atas keputusan itu. Mungkin saja itu memang yg terbaik. Kadang sesuatu yg tidak baik buat kita, bisa saja baik di mata Tuhan. Right?

4. Ah gue ipa, gue fix banget seharusnya masuk ips nih. Gue udh yakin skrng harusnya gue ips, trs gmna?

Cari jalan keluar. For example, gue tuh pengen psikologi. Psikologi ada yg diterima (undangan) melalui jurusan SMA nya ipa ada pula yg ips. Berhubung gue ipa. Ok, berarti gue hrs perbanyak informasi mengenai universitas, yg fakultas psikologi nya nerima undangan dr jurusan ipa. Oh setelah gue search, nilai rapot yg paling diliat adalah biologi dan b,ingg berarti gmna pun caranya (re : halal) gue lakuin supaya nilai rapot gue ningkat terus dan diterima disana.

5. Gue udh kls 11 ipa, mau jadi kriminologi di akhir keputusan gue. Kan gak ada universitas yg nerima kriminologi (undangan) dari jurusan ipa

Oke, masih ada sbmptn coy, tenang aja, selalu ada pilihan dan jalan keluar sebelum nyawa lu dicabut. Lo bisa ikut sbmptn atau ujian mandiri, yg bisa lo pelajari pelajaran ips dari 0 lewat internet, guru atau apapun itu, lo tinggal search2, tanya orang tua, guru, temen.

6. Tapi gue takut gue udh belajar ips, udh nelantarin sekolah gue yg jurusan ipa, eh nnti gue ganti cita2 lagi

Siapa yg nyuruh lo nelantarin sekolah? Engga kok.
Seperti yg sudah gue bilang sebelumnya, kalo kita udh kecemplung udh membuat suatu keputusan, bertanggung jawab lah dengan keputusan tsb. Mungkin itu memang yg terbaik kan.

Makanya bermaksimal maksimal lah lo di jurusan sma lo yg sekarang, dan curi curi waktu lah untuk nyicil belajar pelajaran ips. Human there is no limit kok. But, sometimes, human build the limit.

Oya nilai rapot yg dipake buat undangan cuma sampe semester 5 kok. Jd lo gaperlu lg ngambis supaya nilai uts/ukknya bagus bgt. Mulai aja fokus sm ssbmptn. karena mengharapkan undangan tuh sm aja kyk ngarepin balikan sm mantan. Sering tidak sesuai harapan. Wkwkwk.

7. Gue udh kelas 12 mau semester 2 gilak trs hrus gmna? Gue udh fix bgt nih lintas jurusan.

Oke, belajar lah dari sekarang, gaada wkt terlambat kok, cuma butuh perjuangan yg lebih besar aja. Sekali lagi, human there is no limit. Justru dengan kejadian ini, mungkin lo jadi pinter manage waktu, milih yg mana prioritas mana yg bukan, jd lebih tegas mengambil keputusan, belajar dari pengalaman, dan bisa share ke adik kelas nya dsb. Ingatlah, sebaik2 nya manusia adalah yg bermanfaat utk orang lain, oke?

Write your dreams. And then struggle for that. Remember, there is no success without struggle.

Jumat, 15 Januari 2016

Tunjukkan skill menulismu di Wattpad



haloooo kawla mudaaa...

Ada yang udah tau wattpad? wattpad tuh apa sih?

wattpad adalah aplikasi yang memungkinkan kamu membaca novel software yang diciptakan seseorang dengan berbagai macam genre tersedia. kamu juga bisa nulis novel mu sendiri loh! kamu bisa menerbitkan novel mu menggunakan aplikasi tersebut. memungkinkan khalayak ramai pengguna wattpad lainnya juga membaca hasil karya kamu! ada juga fasilitas comment and vote loh! kalau karya mu banyak disukai para pengguna wattpad, pasti banyak yang ngasih vote dan comment di setiap karyamu. walaupun butuh proses bagi pemula untuk mendapatkan semua itu sih. but, at least karyamu tidak lagi hanya ditumpuk di laptopmu dan tidak hanya kamu yang menjadi readersnya.

sekarang gue mau sedikit promote wattpad gue nih hehe. di add ya @alvitard

Gue juga mau share sedikit mengenai sinopsis cerbung terbaru gue, judulnya ''BEGIN'' check this out!


BEGIN menceritakan tentang seorang remaja perempuan bernama Vrina yang menjadi korban dari semua cita-cita kedua orang tuanya. Dan yang membuatnya semakin parah ialah, ia tidak bisa mengungkapkan apa opini nya dan tak bisa menolak semua keinginan orang tuanya dalam hidupnya. Inilah konflik dasar yang membangun cerbung ini. 

Lalu, Vrina memiliki sahabat bernama Pandu yang sangat mengerti Vrina. Seiring dengan pubertas keduanya. Vrina masih menjadi Vrina yang dulu, hanya dengan konflik batinnya semakin memburuk dan semakin terlihat buntu. Sedangkan Pandu mulai merasakan pergaulan bebas. Namun ia tak pernah menunjukkannya pada Vrina. Tapi tetap saja secerdas apapun kebohongan disembunyikan, pasti akan ketahuan juga. Akhirnya Vrina mengetahui semuanya dan merasa kecewa. Perdebatan terjadi antara mereka berdua, saling mengungkit masalah lawan bicaranya. Dan berakhir dengan perpisahan.

Hingga suatu hari tanpa direncanakan, keduanya bertemu di salah satu birthday party. Vrina melihat semua kelakuan Pandu, seketika itu juga rasanya hati seperti diremas tanpa ampun. Vrina mendekati Pandu dan berbicara olehnya. Di tengah perbincangan, Vrina mengambil sebatang rokok dan menghisapnya dalam-dalam tanpa tau bagaimana cara menikmati rokok, membuatnya terbatuk-batuk. Pandu membentak perilaku konyol Vrina. Namun Vrina semakin menjadi, ia menengguk alkohol sebotol. Pandu mencoba menghentikan Vrina yang terus menengguk alkoholnya. 

Lalu Vrina kini sudah tidak pada logikanya, Vrina merayu Pandu dan menariknya ke sebuah sofa. Pandu tidak ingin mengotori Vrina seperti yang ia biasa lakukan ke teman perempuan lainnya. Namun Vrina terus menggoda dan tanpa sengaja Pandu menjauhi Vrina dengan cara mendorongnya sekuat tenaga. Vrina terjatuh dan bahunya berguncang karena sesak tangis. 

Vrina tak kuat lagi menahan tangisnya, ia mengerang kencang. Karena orang yang dahulu selalu mengobati sakitnya kini menjadi seseorang yang menyakitinya. Hati Pandu pun terasa teriris karena orang yang dicintainya ia buat sakit dan hancur. Pandu merengkuh bahu Vrina dan membawanya pada pelukan hangat. Sekitar setengah jam Vrina dalam pelukan Pandu. Dan rasa mual mendadak Vrina rasakan dan membuatnya ingin memuntahkan segala isi dalam lambungnya. Pelukan itu terlepas dan Vrina terus memuntahkan isi perutnya hingga ia jatuh pingsan.

mau tau lebih lanjut? yuk baca di wattpad : @alvitard

Kamis, 14 Januari 2016

Zaman Sekarang

Hello guys! Udah lama nggak berjumpa ya btw hehe…

Kali ini gue akan bahas mengenai ‘’anak zaman sekarang’’ apa sih definisi sebenernya dari ‘’anak zaman sekarang’’? setiap orang memiliki pendapatnya masing-masing sih pastinya. Tapi gue bisa menjelaskan ‘’anak zaman sekarang’’ menurut pendapat gue setelah suatu perbincangan terjadi antara gue dan seseorang.

Ulasan kali ini emg panjang sih, tp gue yakin kalian nggak akan nyesel ngebaca ini dari awal sampe akhir

Di suatu hari, setelah kegiatan syuting untuk tugas film anak kelas 12, dimana gue jadi salah satu pemainnya. Setelah syuting selesai, salah satu kakak kelas yang tidak lain adalah tetangga gue. Mengantarkan gue pulang ke rumah, diperjalanan hujan deras turun dan membasahi kami. Akhirnya si A (kakak kelas itu) memutuskan untuk memarkirkan motor ke salah satu warung di pinggir jalan untuk kami meneduh.

Ia mengeluarkan dua batang rokok dari saku celananya. ‘’ada dua nih, mau?’’ ucapnya sambil tersenyum entah apa maksudnya. ‘’nggak lah gila aja’’ jawabku. ‘’emang harus banget ya ngerokok?’’ tanyaku retoris. Ia hanya tersenyum dan memalingkan wajahnya tanpa menjawab. Berselang detik berikutnya, ‘’susah vit kalo udah candu’’. ‘’ya kalo gitu seharusnya gausah nyoba dong’’ balasku seperti itu, namun aku tau apa yang akan dia ucapkan selanjutnya. ‘’ya gimana udah terlanjur’’ ya aku tau dia akan jawab seperti itu.

‘’ya gimana ya vit, semuanya tuh pilihan’’ ia terdiam dan kembali menyesap batang rokoknya dan menghembuskan asap dari mulutnya. ‘’kalo lu Tanya ke gue semua hal nakal, gue udah pernah ngelakuin semuanya vit, lo sebutin aja semua hal nakal, gue gaperlu jawab lagi’’

‘’Kalo minum?’’ tanyaku. ‘’menurut lo gue pernah minum atau ga? Menurut lo apasih tanggapan lo kalo liat cowok minum?’’ ia membalikkan pertanyaan padaku. ‘’mm… ya ngapain juga sih minum, buat lari dari masalah? Masalah nggak akan selesai dengan cara kayak gitu’’ ia kembali tersenyum dan memandang arah lain. ‘’yang bikin orang ngelakuin hal bandel tuh rasa penasarannya vit. Gini ya, gue emang udah pernah nyobain semua hal nakal, yang jelas perbuatan nakal gue kalau pun merusak, ya merusak diri gue sendiri, nggak merusak atau ngerugiin orang lain, tapi gue udah berenti nakal sekarang’’ ku rasa perbincangan ini semakin menarik. ‘’apasih yang bikin lo berenti?’’ tanyaku penasaran.

‘’SBMPTN’’ jawabnya tanpa pikir panjang lalu seperti menertawai ucapannya barusan. ‘’gue udah kelas 12, gue mau belajar vit’’. ‘’udah?’’ tanyaku memastikan. ‘’udah, gue udah mulai belajar’’ ucapnya mengangguk.

‘’nih vit, kebanyakan orang orang yang nakal pas udah tua tuh, dulu pas muda dia kalem-kalem aja. Tapi kalo buat orang yang udah pernah bandel, dia udah tau rasanya kayak apa, pas udah berkeluarga dan udah punya anak dia pasti bakalan lebih serius dan nggak nakal lagi’’ jelasnya panjang lebar mengeluarkan opini dari kepalanya.

‘’yakin, orang yang dulu bandel itu nggak mau balik lagi?’’tanyaku tak percaya. ‘’yakin, karena dia udah tau rasanya, udah tau akibatnya dan nggak penasaran lagi’’ jawabnya penuh keyakinan atas ucapannya.

Walaupun ucapannya barusan penuh keyakinan, namun aku tetap memandangnya tak percaya ‘’gue sama bokap gue kan sering ngobrol ya, udah kayak temen banget deh, bokap gue juga tau gue ngerokok. Dulu bokap gue tuh parah banget bandelnya, tapi sekarang pas udah berkeluarga, dia udah serius dan udah komitmen banget sama istri dan anak-anaknya. Gue juga mau kayak gitu vit’’
Aku tak bisa berkata apa-apa lagi. Dan obrolan mengenai hal itu telah usai.

‘’kasian banget sih lo vit udah kepanasan tadi, sekarang lepek keujanan’’ ucapnya respect. ‘’yaelah santai aja kali’’ ucapku sambil mengibaskan tangan. ‘’seriusan gue jadi gaenak sama lu, jangan dipendem vit’’. ‘’Lah seriusan, santai ajaa’’ jawabku tulus.

‘’nanti kelas 12 lo bakal rasain sih vit, ribetnya sama tugas-tugas. Jadi lo kelas 12 waktu buat tugas, nggak focus buat UN sama SBMPTN. Nih banyak anak-anak yang stress buat bikin film beginian, tapi kelompok gue santai banget. Gila aja sekelompok cowok semua’’ aku tersenyum mengingat anggota kelompok film ini yang semuanya cowok begajulan wkwk.

‘’ iya sih pasti, kelas 11 aja gue udah ngerasain tugas-tugas ribet’’ ucapku. ‘’ya nanti kelas 12 lo bakal rasain yang lebih vit’’ dalam hati aku berkata. Oke, I’m ready. Hehe. Sok banget
‘’sekarang, gue udah nggak terlalu berharap undangan sih, gue mau focus SBMPTN’’ ucapnya. Mengangguk adalah responku. ‘’gue juga nih, gue SBMPTN paling, soalnya gue lintas jurusan’’ ucapku. ‘’emang lo mau masuk jurusan apa?’’ tanyanya. ‘’psikolog’’ jawabku singkat. ‘’kalo psikolog, pertama lo harus tau, psikolog itu harus S2, soalnya kalo S1 nggak terlalu kepake. Kedua juga PTN nya, lo harus masuk PTN yang bagus’’ aku mengangguk karena kurang lebih sudah paham mengenai hal itu. ‘’kalo lo mau masuk jurusan apa?’’ tanyaku balik. ‘’ekonomi syariah’’ aku tersenyum karena kata terakhirnya. ‘’syariah’’ untuk sosok cowok begajulan seperti di hadapanku ini? Nggak, aku nggak meremehkan kok. Cuma lucu aja plus sedikit kagum sih. ‘’lah ngeremehin? Jangan salah loh, ekonomi syariah sekarang lagi berkembang pesat’’ yha, dia salah paham dengan tanggapanku. ‘’nggak, nggak ngeremehin kok. Kalo ekonomi syariah tuh kerjanya apa deh?’’ tanyaku polos. ‘’gini vit, kalo lo mikir kuliah untuk prospek kerja tuh salah sebenernya. Karena 80% orang kerja nggak sesuai jurusan kuliah yang dia pilih. Misalnya nanti lo kuliah jurusan psikolog, tapi belum tentu kan nanti lo jadi psikolog’’ aku mengangguk membenarkan pernyataannya barusan. ‘’gue tuh milih jurusan kuliah yang gue suka. Karena sebenernya tuh gue nggak mau jadi karyawan, karena pasti ujungnya disuruh-suruh. Tapi gue mau jadi pengusaha. Walaupun ya emang bener kalo misalkan jadi PNS, gaji lo, hidup lo segala macem terjamin, tapi gue nggak suka aja jadi karyawan kayak gitu’’ ucapnya mencurahkan segala hati dan pikirannya.

‘’emang lo mau jadi pengusaha apa? Warnet?’’ ucapku mengingat peran ia di film ini. ‘’beras’’ ucapnya sambil sedikit tertawa. ‘’tapi serius, gue tuh pengen jadi pengusaha sembako gitu deh terus nanti ada agen-agen tinggal ngambil dari gue. Gue sih itu aja pikirannya. Gue mau kuliah, terus kerja cari duit yang banyak abis itu untuk buka usaha itu. Gue nggak mau jadi orang yang disuruh-suruh’’ ucapannya membuatku dapat memetik banyak kesimpulan dan pelajaran berharga yang dapat diambil.

Takdir. Semua yang telah terjadi adalah sebuah takdir. Kita bisa aja berencana tapi tetap ada Tuhan yang menentukan. Nggak ada yang salah dari sebuah takdir. Tugas seorang manusia hanyalah melakukan hal baik yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain serta tidak merugikan orang lain. Hal baik itu tidak selalu melakukan hal-hal yang sempurna seperti hal baik di mata mayoritas manusia. Tapi hal baik bisa aja seperti yang biasanya merokok 3 kali sehari atau berzinah 3 kali sehari menjadi hanya satu kali sehari. Karena ‘baik’ itu relative. Setiap orang punya pilihan atas hidupnya. Entah dia menjorok ke kehidupan yang ‘baik’ atau yang ‘buruk’ dan sekali lagi hal ‘baik’ dan ‘buruk’ itu relative bagi masing-masing individu.

Manusia yang gagal adalah manusia yang tidak memiliki identitas atas pribadinya. Ia tidak tahu menahu bahkan tidak peduli dengan setiap akibat dari perbuatannya. Ia adalah manusia yang tidak memikirkan hak orang lain, bahkan merampas hak itu dan menyakiti orang lain. Baik bukan berarti melakukan hal seperti makhluk sempurna. Tapi berperilaku baik juga bisa dengan mengurangi hal-hal buruk yang biasa dilakukan.

Dan di dalam hidup ini. Semua makhluk sudah memiliki takdirnya masing-masing. Kita tidak bisa memprediksi seperti apa kita nanti di masa yang akan datang. Tapi kita hanya bisa berencana untuk di masa yang akan datang. Hidup itu simple sebenernya, tergantung cara pandang dan mind set setiap individu.

Untuk soal mempelajari ilmu pengetahuan, adalah hal wajib yang harus dilakukan. Bahkan sangat berdosa bila tidak melakukannya. Nah, soal jenis ilmu pengetahuan apa yang akan dipilih, adalah hak setiap individu untuk memilih hal yang ia suka. Tidak perlu memikirkan prospek kerja. Karena sekali lagi 80% manusia di bumi ini mendapatkan pekerjaan tidak sesuai dengan jurusan kuliah yang ia pilih.

Hidup akan sangat lebih berarti jika kita memperjuangkan, berjuang mati-matian demi hal yang kita sukai. Walau ya memang kita tidak boleh naif, manusia itu butuh asupan makanan dan biaya hidup. Itulah tujuannya manusia diberi akal oleh Tuhan. Untuk dapat tetap hidup dan bertahan di kondisi se sukar apapun itu. Manusia adalah satusatunya yang dianugerahi akal pikiran yang dapat dimaksimalkan jika manusia itu sendiri yang mau.

So?
BE DIFFERENT AND MAKE YOUR OWN WORLD.

Rabu, 16 September 2015

Birthday's writer

Happy birthday, met milad vit!!
Wkwkwkk freak bgt sih gue ngucapin met ultah ke diri sendiri. Sedih ya doi aja ngga ngucapin, ew yaudahlahya gapeduli juga (berusaha ga peduli aja sih sebenrnya, WKS).

Seandainya raga dan jiwa gue merupakan suatu hal yang nggak jadi satu, mungkin raga gue bakal nulis surat gini buat jiwa gue. Freak sih, tp bodoamat, blog, blog gue ini. Wkwkwkwk ew.

Dear jiwa vita from raga vita,

Makasih ya vit buat semuanya! Buat semua usaha yg lo lakuin untuk bersabar, ngga baper, rendah hati, fokus, ngga campur aduk masalah 1 ke masalah lainnya, semangat, berusaha selalu ceria walaupun hati tersayat (jiaa lebay bgt ew).

Makasih vit atas lelah capeknya untuk memenuhi semua kewajiban, keinginan yang gue mau. Makasih senang-sedihnya yang udah kita lakuin barengbareng. Makasih juga atas segala perdebatan yang udah terjadi antara kita. Maaf kalo gue suka egois.

Wish nya : semoga kita selalu happy happy ya, semoga sedihsedih nya berkurang, semoga ngga ada egois egoisan lagi antara kita, smg lo bisa lebih dewasa menghadapi segala permasalahan (iya maaf ini trlalu lebay, gue aja jiji bacanya), smg kita selalu bisa jadi diri sendiri, lebih pede, dan apa adanya.

Yeay! Sukses barengbareng yaa vit, aamiin...

Sekian curahan hati tersirat yang mau gue bagi di hari ulang tahun gue. Semoga akan berulang di tahun tahun berikutnya ( smg panjang umur, mksdnya)

Iyada emg absurd, freak bgt tulisan gue kali ini, tp bodoamat la. Cuma lagi nerapin teori ini aja sih "lakukan apa yg ingin kamu lakukan, untuk jadi diri sendiri" bye, sampai jumpa di tulisan absurd lainnya.

Senin, 03 Agustus 2015

Seperti apa masa depanmu kelak?

yap. seperti apa masa depanmu kelak? yuk mulai tulis cita-cita, planning mu untuk esok hingga beberapa tahun ke depan. tulis apa rencanamu. mulai dari perubahan kecil yang positif yang harus kamu lakui setiap harinya. lalu disiplin lah dalam menjalankan setiap harinya. And, boom! kamu akan jadi orang sukses gais, silahkan search pengalaman orang-orang sukses yang menulis planning, cita-citanya dalam diary atau jurnal kehidupannya.

guys, asyik kan pastinya kalau bisa berbagi pengalaman dengan orang lain? yap. jadikan hidupmu berarti bagi orang lain, jadikan setiap kesalahan yang pernah kamu lakukan, dapat menjadi pelajaran berarti bagi orang lain, agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

untuk contoh, ini dia rencana hidup gue :






yuk barengbareng ucapkan "aamiin.....''
itu dia rencana hidup gue, apa rencana hidupmu?

Kamis, 16 Juli 2015

IDUL FITRI

Helo gaisss...... SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI yaaaaa....

mohon maaf lahir dan batin gaess....

maaf kalo selama ini info-info yang eug kasih nggak bermutu utig..... maaf uga kalo kata-kata gue mnedadak abstrak utig. gatau utig hed, eug kesambet apaan, yang jelas, eug cuma mau mengekspresikan apa yang ada d fikiran eug utig.

maaf juga buat akang, mba, maz, om, pak, bu, dek, buyut yang info-info bermanfaatnya eug copas terus eug kombinasi dari beberapa sumber berkat bantuan google. supaya ilmu bermanfaat, wawasan pengetahuan nya lebih menyebar ke seluruh makhluk penikmat google, dan search engine lainnya. uga penikmat sosial media, dan tentunya penikmat internet yang siapapun butuhkan (termasuk ortu2 kita yang memegang gadget dengan satu tangan. lalu telunjuk tangan lainnya dipergunakan untuk mencet-mencet)

pokok'e mohon maaf lahir dan batin yaaa..... byebye kawla muda...

Kesalahan yang terulang

‘’kesalahan yang terulang’’

Dodol banget sih emang kalo seseorang mengulangi kesalahannya.Dan gue akui gue termasuk kedalam orang dodol itu. Ini sebenernya lagi ngomongin apa sih, kok gue jadi laper yak.

Ok ok sorry intro nya abstrak gitu, tapi Alhamdulillah enggak seabstrak perasaan gue. Nggak tau kesambet jin apa gue bisa kembali jatuh hati sama orang yang pernah menyianyiakan gue--- yang ujungnya, dia kembali menyianyiakan gue. Sedih, kesel, nggak abis pikir sih pastinya.

Ok, kita flashback dulu ya. Dulu, saat gue masih duduk di bangku kelas 9 a.k.a kelas 3 SMP di semester 2 menjelang UN, gue ‘deket’ dengan seorang cowok yang notabene sahabat gue. Berawal dari nasib yang sama : merasakan cinta bertepuk sebelah tangan. Jujur sih, gue agak jijik juga nyebutnya begitu.Ya keles anak SMP cintacintaan, bertepuk sebelah tangan pulak.Mana bisa satu tangan menghasilkan sebuah tepukan.

Berawal dari sering berbagi cerita, sering chatting, sering telponan, sering pulang bareng, tuker-tukeran jam. Dan untuk yang terakhir itu gue nggak tau apa maksudnya, tapi yang jelas itu agak bikin gue merasa kalo dia punya rasa sesuatu yang lebih ke gue. Fine, boleh timpukin gue sekarang, tapi pake gadget kalian ya, HEHE.Fyi, tab gue lagi rusak. Jadi sepertinya butuh pengganti baru.

Sumpah dah, kalian boleh bilang gue kegeeran. Tapi gua yakin kalo lu ada di posisi gua, lu akan ngerasain hal yang sama. Diantara sahabat cowok gue yang lain, si doi punya tatapan yang berbeda ke gue. Si doi punya kebiasaan yang beda dengan gue. Dan hal-hal lainnya yang bisa dibilang spesial.Fyi, dulu gue sama dia bikin status sebagai abang-adek. Tapi mungkin bener juga kalo orang bilang abang-adekan itu sama aja seperti pacaran yang tertunda.

For your information lagi, cinta nya yang bertepuk sebelah tngan itu dengan : sahabat gue yang notabene sahabat dia juga. Nah si cewek ini punya hubungan abang-adek juga dengan sahabat cowok gue yang lain. So?Kalian nilai sendiri aja.Apa maksud dia jadiin gue adek-adekannya.
Cuma sama si doi gue ngerasa bisa ngomong apa aja, cerita apa aja, ketawa lepas, dan degdeg an bgt saat dia menggenggam tangan gue. Owsyit.

Menjelang UN (setelah sebulan lamanya gue deket sama dia) dia sikapnya mulai berubah ke gue. Gue ngerasain bgt kok perubahannya.Tapi setiap gue bilang kalo dia berubah.Dia selalu jawab kalo dia nggak ngerasa ada perubahan.Walaupun gue bingung itu dia beneran nggak ngerasa atau pura-pura nggak ngerasa ada perubahan.

Sakit banget rasanya, tapi gue berusaha setengah mati untuk nggak jealous saat si doi kembali deket dengan cewek yang jadi cinta bertepuk sebelah tangannya itu.Dan entah kenapa sekarang si cewek itu merespon.Walaupun ‘deket’ yang gue maksud ini Cuma becanda-becandaan mereka.Tapi demi, itu deket bgt. Ok, atau ini Cuma opini gue efek jealous berat.

Butuh 3 bulan untuk gue ngelupain semua kenangan-kenangan gue sama doi. Gilak, deketnya satu bulan, move on nya 3 bulan. Berulangkali gue bilang ke diri gue, kalo gue terlalu bodoh telah jatuh hati pada seseorang cowok yang ngedeketin semua cewek.Walaupun ngedeketinnya Cuma sebatas iseng-iseng, tapi seharusnya gue sadar, jatuh hati ke dia Cuma nyakitin hati.Penyesalan emang selalu dateng terakhir gitu sih.Mungkin lainkali gue anter jemput tuh penyesalan supaya gak telat dateng.
Oke…. Semuanya sudah berlalu, gue juga berhasil move on dan dapet pengganti yang jauhhhh lebih baik dari dia. Tapi gue skip dulu cerita si pengganti ini. Gue harusyakin, setelah badai pasti ada pelangi.

Setahun setelah perasaan itu hilang…

Dia kembali datang.Berawal dari reunian dengan sahabat-sahabat gue (termasuk dia) saat liburan karna kls 12 ujian.Dia kembali nge-chat gue.Dan gue tanggapi fun fun aja.Karena saat itu perasaan gue emang udah benar-benar sirna.Selama chatting, gue nggak pernah baper.Sampai pada akhirnya obrolan kita nyangkut di peristiwa masa lalu. Gue akhirnya tanpa malu bilang kalau gue pernah ada rasa sama dia, dan gue ceritain betapa sakitnya menutupi jealous berat dngan senyuman dan tawa. Dia minta maaf.Namun gue rasa nggak ada yang perlu dimaafin.Toh masalahnya udah kadaluarsa.
Obrolan kembali berlanjut hingga entah bagaimana caranya, gue lupa, dia nembak gue dengan kalimat yang kurang lebih berbunyi.

‘’lo udah tau semua kekurangan gue, gue fikir lo bisa rubah semuanya dengan jadi pacar gue, lo mau jadi pacar gue?’’ dan disitu gue baper abis.

Entah apa yang ada dipikiran gue. Gue jawab ‘’yaudah jalanin aja, apapun ujungnya nanti, lo punya pacar atau gue punya pacar, kita harus saling cerita’’ semacem hubungan abstrak yg gue buat sendiri.Dan enggak lama setelah itu juga kita ya sebut aja ‘’ngedate’’ di salah satu kedai es krim.

Apapun jawaban gue itu.Akhirnya berujung pada sebuah perhatian, rasa empati, antara kita berdua. Semakin baperlah gue, dan lupa akan jawaban gue yang waktu itu.

Hingga liburan berakhir, dan kita sibuk dengan sekolah masing-masing.Semakin merenggang hubungan kita.Dia mulai jarang nge-chat.Dan selalu gue yang duluan nge-chat.Gengsi parah gue sebagai cewek.Akhirnya gue putusin untuk nggak ngechat dia duluan. Waktu berjalan terus…. Hingga akhirnya kita kembali bertemu di acara bukber sekaligus ultah si cewek yang jadi cinta bertepuk sebelah tangannya doi.

Disana, gue nggak ngerasain lagi ada rasa empati dia ke gue.Semuanya kembali berubah.Dia becanda dengan si cewek itu dengan sangat dekat.Untuk kali ini, gue beneran nggak ngada-ngada.Jealous itu kembali datang, tapi untuk kali ini gue tidak lagi cerdas untuk menutupinya. Nggak abis pikir juga sih, masalhnya pertama, si cewek itu tau kalo gue lagi deket sama si doi. Kedua, si doi tau kalo gue ada rasa dan pasti jealous kalo dia sedeket itu sama cewek lain di depan gue. Jadi intinya?Dikhianati kah gue?

Beberapa hari setelah acara bukber suram itu.Dan setelah gue nangis-nangis sendirian di kamar yang gelap.Fyi, gue kalo tidur selalu matiin lampu, gengs. Karena tidur dengan lampu mati, bisa mencegah kanker.Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala, dapat merusak kesehatan.

Gue akhirnya kembali memulai obrolan dengan doi via whatsapp.

Berawal dari basa-basi hingga akhirnya….

Gue : ‘’lo masih ada perasaan ga sih ke gue? Wkwk’’ gue akhiri ‘’wkwk’’ supaya terkesan nggak kaku aja.

Doi : ‘’jujur, gue udah nggak ada perasaan apa-apa, karna kadang gue ngerasa belum pengen pacaran’’ dan saat itu emosi gue memuncak. Dan entah mengapa kalimat alasan dia itu seperti juga berarti ‘’gue masih mau bisa deket sama semua cewek vit, biar bisa kesanakesini’’ syit. Negative thinking mulai merasuki.

Gue : ‘’seharusnya kalo lo masih ragu sama perasaan lo, lo nggak usah nembak gue waktu itu’’ air mata pun mulai jatuh (sok sok dramatis, padahal beneran dramatis)

Doi : ‘’waktu itu gue yakin sama lo, maafin gue vit, lo nggak marah kan?’’
Sakit banget, gue Cuma ngeread doang akhirnya.

Doi : ‘’mafin gue vit, jangan berfikiran gue cowok nggak baik’’

Telat.Gue udah nganggep lo cowok brengsek.

Setelah itu gue langsung ngehubungin sahabat curhat gue dari dulu. Pertama, dia bilang ‘’anjing’’ emosi sama copas an chat gue sama doi. Kedua dia bilang ‘’mampus lu vit’’ dan gue malah tersenyum ngeliat dia mampus-mampusin gue. Toh gue sendiri ngerasa bodoh bgt saat itu.Ketiga dia baru ngasih saran supaya gue terlihat tegar. Fix gue baru bales chat nya doi.

Gue : ‘’yaelaaa selaw aja kali, gue nggak marah kok. Gue juga bingung kenapa bisa suka lagi sama lo, lo pelet gue ya? Wkkwkwkwkw’’ (tambahin ‘’wk’’ yg bnyk supaya makin berasa efek tegar nya)

Doi : ‘’iya gue pelet lu, wkwkwkk’’ blablabla dan berakhir lah semuanya. Dan gue harus mulai untuk move on lagi.

Untuk kali ini, move on dari dia, enggak sesulit dulu. Mudah buat gue move on. Tapi entah mengapa sulit bagi gue untuk maafin dia. Bahkan sampaihari ini gue ngetik cerita ini pun gue masih suka kesel bgt sm dia kalo tiba-tiba inget masalah ini.Nggak abis pikir, nyesel, dsb.Dia brengsek, vit.Dia berengsek.Selalu itu ungkapan yang keluar saat gue tiba2 inget masalah ini.

Namun berulangkali jugague bilang sama diri gue sendiri. ‘’jangan menyesali sesuatu yang udah pernah lo pilih, vit’’ dan gue kembali berusaha meyakini kalau setelah badai pasti akanada pelangi.
So, gengs, lo punya saran gimana caranya supaya gue bisa benar-benar memaafkan dia dan tidak membencinya?? Tulis di comment yaaa… cara terampuh, gue pastikan tidak AKAN MENDAPATKAN HADIAH!



See you next story gengs…………………….